Selasa, 24 Mei 2011

nah... kita lanjutkan dengan yang lain....

KRIIIIING!!!!
“Riska? Kamu udah bangun, nak?” panggil seorang wanita paruh baya didepan sebuah pintu kamar bercat biru yang berhiaskan gambar-gambar tokoh kartun anime Jepang seperti Inuyasha, Naruto, dan yang lain. Tidak mendapat jawaban dari dalam kamar, si ibu langsung memutar kenop pintu dan membukanya. Dilihatnya kasur di samping meja belajar yang tertata apik. Dan diatas meja tersebut, jam weker bergambar buah stroberi bergetar dan bersuara sangat nyaring. Tapi si pemilik kamar yang masih tergolek nyaman di kasur dan berselimutkan selimut putih tebal masih terpejam matanya.
“Ya ampun… ini anak kok belum bangun sih???” desah si ibu. Didekatinya kasur didekat meja tersebut dan disibaknya selimut yang membungkus tubuh si pemilik kamar.
Seraut wajah imut milik seorang cewek terlihat kaget karena selimutnya tiba-tiba ditarik. Matanya yang sipit dan berwarna coklat terbelalak kaget. Dia langsung terduduk kaget gara-gara tadi.
“Mama…??” ujar cewek itu sambil mengucek matanya, “Mama ngapain di kamar Riska?”
“Ngapain? Ngapain katamu? Kamu mau sekolah nggak, sih? Udah jam berapa nih…” kata mamanya sambil berkacak pinggang.
Mendengar ucapan mamanya, Riska melihat jam weker di meja belajarnya, “Haahhh?? Udah jam segini??” teriaknya. Riska menoleh kearah mamanya, “Mama kenapa nggak bangunin Riska dari tadi?”
“Kamu sih… dibilangin tadi malem jangan tidur terlalu larut… tadi udah mama ketok-ketok pintunya. Kamunya masih molor.” kata mamanya membela diri, “Udah! Cepetan kamu mandi, terus sarapan! Ayo cepetan!!! Nanti telat, loh…”
“Iya ma… bentar lagi Riska udah siap.” kata Riska.
Mamanya lalu keluar dari kamar. Tapi Riska masih duduk dikasurnya. Dia masih memikirkan mimpi yang belakangan ini sering mampir ke kepalanya. Riska mencoba mengingat-ingat mimpinya. Namun semakin dia berusaha, kepalanya malah pusing.
Akhirnya, Riska mengabaikan mimpinya dan menganggapnya hanya bunga tidur belaka. Riska langsung melompat dari kasurnya dan mengambil handuk. Dan hampir aja dia nyium tembok saking buru-burunya.

Senin, 23 Mei 2011

ini bagian pertama novelku... silahkan dilihat terlebih dahulu

ini bagian pertama novelku... silahkan dilihat terlebih dahulu

Di sebuah taman yang indah. Hanya ada hamparan bunga-bunga yang bermekaran dengan indahnya. Langit sangat cerah dan yang terlihat selain bunga-bunga itu adalah sebuah bangku panjang di bawah sebuah pohon. Tidak ada siapa-siapa disana.
Seorang cewek berada di tengah-tengah hamparan bunga tersebut. Rambutnya yang panjang berkibar diterpa angin yang sepoi. Matanya tak bisa lepas dari pemandangan di sekitarnya yang sangat menawan. Dia terkagum-kagum dengan semua yang dilihatnya. Namun, ia bingung, mengapa dia ada di tempat seperti ini?
Apakah aku sudah mati? tanya cewek itu dalam hatinya. Sementara matanya terus melahap pemandangan disekitarnya sampai seorang anak perempuan kecil menghampirinya.
“Kakak,”
Cewek itu menoleh kearah anak kecil itu. Wajah anak itu tampak sangat ceria namun seperti dipaksakan. Memakai baju putih berenda. Rambutnya diberi bando seperti mahkota. Sangat cantik.
“Kakak kenapa ada disini?” tanya anak kecil tersebut, “Apa kakak mau tinggal disini?”
Cewek itu mengerutkan kening, “Maksud kamu?”
“Riska!!!”
Sebuah suara mengalihkan perhatian cewek itu. Ada yang memanggil namanya. Cewek bernama Riska itu menoleh ke belakang. Benar. Ada yang memanggil namanya.
Sesosok tubuh yang memanggilnya tadi berlari menghampirinya. Riska terdiam di tempatnya. Anak kecil yang tadi ada di dekatnya tahu-tahu saja menghilang saat Riska melihat ke sebelahnya.
“Kemana anak kecil tadi?” gumamnya.
Makin lama sosok tubuh itu makin mendekati Riska. Dia menaungi matanya dengan sebelah tangan dan menyipitkan mata.
“Siapa itu?”
“Riska!!!”
Suara itu seperti dikenal oleh Riska. Riska sangat mengenalnya. Tapi siapa?
“Riska!!!”, suara itu memanggil lagi.
Riska tidak bisa melihat siapa yang memanggilnya karena sinar matahari yang terlalu terang. Bahkan tubuhnya seperti teguncang. Atau mungkin tempatnya berdiri sekarang yang bergetar?

Minggu, 22 Mei 2011

aku membuat novel....

hai... aku membuat novel... ini pertama kalinya aku membuatnya... jadi tolong saran dan kritik terhadap novel pertamaku ini ya...
N.B: masih belum ku posting... bentaran dulu...